Senin, 26 Mei 2014



Menginstall Windows 7 Dengan Menggunakan Flash Disk

Pada era modern ini mungkin Anda tidak akan menggunakan cara lama untuk menginstall atau melakukan upgrade OS Windows 7 di netbook. Kali ini, saya akan mencoba memberikan tips kepada Anda bagaimana cara menginstall Windows 7 tanpa menggunakan DVD eksternal.

Menginstall Windows 7 menggunakan FD (flash disk) pada dasarnya sama dengan ketika menginstall menggunakan DVD installer. Pekerjaan paling utama bukan terletak pada proses install tetapi pada saat proses persiapan agar FD bisa digunakan untuk booting dan disitu sudah terdapat file system Windows 7 yang siap ditransfer ke netbook.



 Trik ini menggunkan software Windows 7 USB/DVD yang bisa didapatkan di website Microsoft dengan gratis. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk membuat bootable beserta file installer Windows 7 ke dalam FD:

 

           Step 1:
  •  Siapkan FD dengan kapasitas minimal 4GB. Format FD mengunakan format NTFS. Detail bisa dilihat pada gambar di bawah ini.
gambar step 1

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  •  Siapkan file ISO installer Windows 7. Jika belum punya, anda bisa merubah DVD ke bentuk file ISO menggunakan software Nero atau AShampoo. Pilih sesuai keingingan.

  •  Download aplikasi Windows 7 USB/DVD Tool.

    Step 2:
    Proses Transfer File:
  • Install file yang sudah anda download tadi.
  • Lalu jalankan aplikasinya.
  • Ikuti prosesnya seperti software yang lain. Jika diminta untuk memasukkan file yang harus di copy ke CD, pilih file ISO Windows 7 yang Anda punya. 

gambar step 2

















  •  Lanjutkan dengan memilih USB mana yang akan di isi file Windows 7 serta lanjutkan dengan mengklik tombol Begin copying.
                               gambar step 3

 

 

 

 

 

 

  • Ikuti prosesnya hingga selesai. 

Buka FD tadi dan lihat, ada beberapa file yang biasa digunakan untuk booting. Jika semua sudah selesai, gunakan FD ini untuk menginstall Windows 7 ke dalam netbook yang tidak ada DVD internalnya.

 

 Salam hangat, semoga bermanfaat ^ ^

Jumat, 04 April 2014

Masalah Yang Terjadi Pada Printer dan Solusinya

 

Jum'at, April 04th 2014 
Sebelumnya saya mohon maaf apabila dalam penulisan materi kurang lengkap. Karena Sumber materi yang saya dapat hanya hasil dari satu sumber. Blog ini hanya untuk memenuhi tugas saya  membuat sebuah Bloger.

Seperti yang anda ketahui sebagian besar masyarakat di Indonesia bahkan di dunia sudah banyak menggunakan perangkat komputer dan pastinya memerlukan printer sebagai alat cetak.
Printer pada masyarakat umum sering dikenal sebagai alat untuk mengeluarkan tulisan maupun gambar, dan sebagainya.
permasalahan printer

Masalah Yang Terjadi Pada Printer dan Solusinya

Berikut ini beberapa penjelasan mengenai masalah-masalah umum yang sering terjadi para printer,khususnya printer HP Deskjet D1360 :
1. Hasil cetakan bergaris atau keluar namun warnanya pudar
Kemungkinan penyebabnya:
  • Ada gelembung udara dalam cartridge (kemungkinan bisa disebabkan saat penyuntikan/pengisian ulang cartridge)
  • Print head kemungkinan tersumbat oleh tinta yang kering (bisa disebabkan karena jarang dipergunakan)
  • Print head rusak/tergores/posisi berubah karena kerusakan fisik
  • salah dalam pemasangan cartridge
  • Ada yang kehabisan tinta untuk warna tertentu atau semuanya
  • Salah settingan pada komputernya
Solusinya :
  • Bersihkan dengan cara melakukan head cleaning selama 2-4 kali untuk mengeluarkan gelembung udara yang ada di dalam cartridge (baca manual printer sesuai dengan printernya)
  • Pasang kembali yakinkan secara benar catridenya, matikan dan hidupkan kembali untuk meyakinakan bahwa setatus cartridge telah berubah.
  • Ganti cartridge yang lama/rusak
  • Jaga benar jangan sampai membuka seal film bagian bawah walo keluaran bergaris atau tak keluar sama sekali
  • Cek kembali yakinkan saat anda mencetak tidak dalam settingan kualitas cetakan draft atau super ekonomi
  • Ganti print head lama atau yang rusak
2. Hasil cetakan tak keluar sama sekali
Kemungkinan Penyebabnya :
  • Banyak gelembung udara di dalam cartridge
  • Printer dan uzur (tua) atau rusak atau tertutup bagian print head-nya
  • Label berwarna (kuning) tak dibuang
Solusinya :
  • Bersihkan dengan cara melakukan head cleaning selama 2-4 kali untuk mengeluarkan gelembung udara yang ada di dalam cartridge (baca manual printer sesuai dengan printernya)
  • Kocok cartridge beberapa kali (3-4) sebelum memasangnya
  • Buang lebel kuning supaya udara bisa mengalir untuk mencetak secara normal
  • Jaga benar jangan sampai membuka seal film bagian bawah walau keluaran bergaris atau tak keluar sama sekali.
3. Printer tak mengenali cartridge yang baru dipasang
Kemungkinan Penyebabnya :
  • Cartridge tak terpasang dengan benar
  • Menyentuh chip kecil pada cartridge dengan tangan atau juga chip tersebut kotor/basah (chip ini mudah rusak)
  • Rusaknya sebagian jalur (rangkaian pada cartridge)
Solusinya :
  • Pasang kembali yakinkan secara benar catridenya, matikan dan hidupkan kembali untuk meyakinakan bahwa setatus cartridge telah berubah.
  • Gunakan kain bersih dan kering untuk membersihkan chip bila chipnya memang kotor
  • Cek jalur rangkaiannnya jika ada yang rusak
  • Jika memang tak dimungkinkan tuk diperbaiki beli saja yang baru
4. Setelah dipasang cartridge baru ada peringatan bahwa cartridge yang terpasang tidak asli.
Kemungkinan penyebabnya:
  • Pesan yang umum dari produsen untuk pengguna
Solusinya :
  • Pesan ini abaikan saja jika ada pertanyaan jawab saja “yes” atau lalukan sesuai permintaan, kasus ini tak mempengaruhi kualitas hasil cetakan dengan printer tersebut.
5. Setelah mengganti Cartridge baru, masih tetap keluar peringantan “Tinta habis”
Kemungkinan penyebabnya:
  • Hal ini bisa disebabkan karena sewaktu kita mengganti cartridge posisi printer dalam keadaan mati, sehingga memory printer masih tetap dalam keadaan sebelumnya “tinta habis”.
Solusinya :
  • Matikan dan hidup kan lagi printer, proses mencetak akan dilanjutkan kembali.
Trimakasih, semoga bermanfaat untuk pembaca.